Empty

Mengenal Tanaman Penolak OPT

Di dalam dunia pertanian, kita tidak akan pernah bias terlepas dari hama dan penyakit tanaman. Berbagai cara telah dilakukan untuk mengatasinya, mulai dari mekanik, biologis, hingga kimiawi. Namun, pepatah bilang mencegah lebih baik daripada mengobati kan? Berikut ada salah satu cara pencegahan dengan cara alami yaitu penanaman tanaman penolak OPT (TPO/Repellent).

            Tanaman repellent ini biasanya mempunyai ciri bau yang amat kuat yang dihasilkan oleh tanaman itu sendiri untuk menghalau serangga perusak. Tanaman penolak OPT akan melindungi tanaman didekatnya dengan bau-bauan yang dikeluarkan oleh tanaman tersebut, bentuk, dan warna daun atau bunga yang khas yang tidak disukai hama. Senyawa kimia yang mudah menguap akan menyebabkan gangguan visual yang mempengaruhi tingkah laku dan kecepatan kolonisasi hama pada tanaman inang. Dengan adanya bau yang kuat ini, hanya jenis serangga tertentu saja yang mau memakan bagian tumbuhan tanaman repellent.

Hasil gambar untuk repellent plant

            Beberapa jenis tanaman repellent yang ada di sekitar kita antara lain sereh, daun bawang, kemangi, kucai, ketumbar, kenikir, kunyit, lengkuas,kecubung, jeruk purut, Petunia, rosemary, mimba, lavender, dll. Penelitian yang dilakukan di tanaman kedelai menunjukkan bahwa penanaman tanaman kenikir dan sereh di pinggiran tanaman kedelai menurunkan tingkat serangan hama lalat bibit. Jadi, tanaman repellent akan cocok ditanam dengan pola tumpang sari dengan tanaman utama.

Gambar terkait

            Selain dengan ditanam sebagai tanaman tepi, repellent juga dapat diterapkan dengan mengekstrak atau membubukkan bagian tanaman repellent. Bagian tanaman yang biasanya digunakan diantaranya adalah daun, batang, buah, umbi, akar, biji, dan bunga. Beberapa tanaman yang sering diekstrak umumnya dari bahan daun-daunan dan bunga, sedangkan biji-bijian umumnya ditumbuk sampai halus hingga berbentuk serbuk. Kemudian, ekstrak dan bubuk ini bisa ditabur saja di dekat tanaman utama atau diaplikasikan sebagai pestisida nabati.

Gambar terkait

Mari kembali menanam tanaman penolak OPT ini di lahan!

RiTX – Prosperity in Your Hands!

 

Sumber : distan.bulelengkab.go.idparthphytoextractsagriprofocusnaturallivingideas

  • Missing Image
    Ema
    mksh infonya
  • Missing Image
    Purwanto
    jempol artikelnya
  • Missing Image
    Arif Priyanto
    like
  • Missing Image
    WICAKSANA ADINUGRAHA
    mantap artikel ini Min..sy setuju. sbnrnya di kebun2 sawit sdh dilakukan dg menanam bunga pukul delapan utk mengendalikan hama ulat api. sayangnya di pertanian tradisional masih blm mau ikut mengaplikasikan hal ini, pdhl ini membantu dlm pengendalian opt dan mengurangi biaya pestisida. selain itu dpt menuju pertanian go organik.
  • Missing Image
    TAWUN SP
    makasih info pengusir OPT
  • Missing Image
    Maryono
    go oganik,,,perlu gerakan massal
  • Missing Image
    Suyitno Siswomiharjo
    aku suka artikel ni, nyimak, lanjuut