Empty

Si Putih, Pengendali Hama Penggerek Tanaman Jagung

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan ekspor jagung di tahun 2019 mencapai 500.000 ton. Kementan optimis mencapai target tersebut dengan memberikan bantuan kepada petani berupa pemberian benih unggul, pupuk gratis, serta modernisasi menggunakan alat mesin pertanian (alsintan).

 

Hama penggerek tongkol jagung menjadi salah satu ancaman dalam budidaya jagung

Sumber : april.onthemarch.co

 

Hanya saja, melakukan kegiatan budidaya jagung, Anda akan menghadapi beragam tantangan, salah satunya keberadaan hama. Hama yang sering dijumpai pada pertanaman jagung manis adalah penggerek tongkol jagung (Helicoverpa armigera Hubner). Kehadiran hama satu ini akan mengakibatkan penurunan kualitas dan kuantitas hasil panen.

 

Cara Perbanyakan Penggerek Tongkol Jagung

 

Larvapenggerek tongkol memakan biji jagung yang sedang berkembang

Sumber : phys.org

 

Hama penggerek jagung memperbanyak keturunan dengan bertelur. Imago betina akan meletakkan telur dengan jumlah rata-rata 730 butir di antara rambut jagung. Setelah tiga hari, telur akan menetas kemudian berubah menjadi larva. Larva tersebut selanjutnya akan masuk ke dalam bagian tongkol lalu memakan biji jagung yang sedang berkembang.

 

Persebaran Hama Penggerek Tongkol Jagung

Hama penggerek tongkol jagung mudah ditemukan di seluruh dunia

 

Hama penggerek tongkol jagung dapat ditemukan di seluruh dunia. Tak hanya itu, pemakan biji jagung muda ini juga mampu menyerang semua varietas yang tersedia. Keberadaan hama penggerek tongkol jagung mudah ditemui di areal pertanaman pada ketinggian 0-900 meter dari permukaan laut. Penggerek tongkol masih bisa Anda jumpai pada ketinggian 2000 meter dari permukaan laut. Populasinya akan meningkat di lahan dengan ketinggian 800-900 meter dari permukaan laut.

 

Mengendalikan Pertumbuhan Penggerek Tongkol dengan Jamur Putih

Ketika lahan jagung Anda terserang hama penggerek tongkol, pengendalian populasinya dapat dilakukan dengan memanfaatkan mikroorganisme yang bersifat patogen terhadap serangga hama (entomopatogen). Penggunaan mikroorganisme satu ini, selain mampu mengurangi dampak negatif dari penggunaan insektisida kimiawi, dapat pula menekan biaya dalam budidaya.

 

Jamur Beauveria bassiana yang memiliki kenampakan berwarna putih dapat digunakan untuk mematikan ulat dari penggerek tongkol. Cara kerjanya adalah dengan menginfeksi secara langsung tubuh hama ketika kondisi temperatur normal serta lembab.

 

Jamur putih Beauveria bassiana menyerang sistem kekebalan tubuh hama penggerek tongkol

Sumber : www.elfram.com

 

Jamur putih ini kemudian akan tumbuh dan menempel pada kulit luar. Selanjutnya, jamur Beauveria bassiana akan mengeluarkan enzim yang mampu menyerang kulit luar untuk masuk ke dalam tubuh. Penyerangan ini akan menjadikan sistem kekebalan tubuh hama melemah karena enzim yang dihasilkan bersifat racun. Setelah hama mati, jamur akan tumbuh keluar dari tubuh hama dan membentuk lapisan putih.

 

 

Sumber: www.petanihebat.com

  • Ramlan Tuliabu, J. Pelealu, J. B. Kaligis dan M.F. Dien. 2015. Populasi Hama Penggerek Tongkol Jagung Helicoverpa armigera (Lepidoptera : Noctuidae) di Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Volume 21 No. Eugenia.
  • Nur Khasanah. 2008. Pengendalian Hama Penggerek Tongkol Jagung Helicoverpa armigera Hubner. (Lepidoptera : Noctuidae) dengan Beauveria bassiana Strain Lokal Pada Pertanaman Jagung Manis di Kabupaten Donggala. J. Agroland 15 (2) : 106 – 111.
    Belum ada komentar