Empty

Ternyata Jamur Tak Selalu Merusak Tanaman

 

Ada jamur di tanaman Anda? Jangan buru-buru memusnahkannya. Tahukan Anda ada jamur yang ternyata baik untuk tanaman?

 

C:\Users\Hp\Desktop\Mykorhiza-symbiotická-houba-jako-organické-hnojivo-zlepší-růst-rostlin.png

Jamur yang tidak merusak tanaman ini namanya Mikoriza. Mikoriza  berasal dari  Bahasa Yunani yaitu Mykos yang berarti jamur dan Rhiza yang berarti akar. Mikoriza dikenal sebagai  jamur  tanah  atau jamur akar karena habitatnya berada di dalam tanah dan berada di area perakaran tanaman (rizosfer).

 

Jamur ini menginfeksi tanaman namun tidak menimbulkan kerusakan. Mikoriza terdapat pada sebagian besar akar tanaman. Bahkan, ada tanaman yang tidak bisa hidup tanpa mikoriza, contohnya adalah tanaman pinus.

Saling Menguntungkan dan Memiliki Beragam Manfaat

Mikoriza hidup saling menguntungkan dengan tanaman (simbiosis  mutualisme). Jamur ini memperoleh makanannya dalam bentuk karbohidrat/gula sederhana (glukosa) dari tumbuhan. Sebaliknya, mikoriza akan membantu tanaman dalam menyerap air dan unsur hara tanah seperti P, N, K, Cu, Mn, dan Mg.

Tidak sekedar bersimbiosis mutualisme, mikoriza juga menghasilkan hormon dan zat pengatur tumbuh seperti auksin, sitokinin dan giberelin. Tak hanya itu, mikoriza pun mampu meningkatkan ketahanan hidup tanaman terhadap penyakit, meningkatkan pertumbuhan, dan melindungi tanaman dari patogen akar.

Mikoriza juga mampu merangsang aktivitas mikroorganisme tanah yang menguntungkan dan memperbaiki struktur serta agregasi tanah. Bahkan, mikoriza bisa membantu mempertahankan pertumbuhan tanaman pada kondisi tercemar sekalipun!

 

Sumber :

Talanca, Haris. 2010. Status Cendawan Mikoriza Vesikular-Arbuskular (MVA) pada Tanaman. Prosiding Pekan Serealia Nasional. ISSN: 978-979-89-40-29-3

    Belum ada komentar