Empty

Peminat Kopi Meningkat Tapi Produksi Menurun, Peluang Budidaya Nih!

Peluang untuk budidaya kopi terbuka lebar mengingat makin tingginya permintaan akan komoditas ini. Namun, ternyata produksi kopi mengalami penurunan. Tertarik untuk budidaya kopi? Berikut ini beberapa hal penting yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil optimal saat panen.

 

Peminat kopi semakin meningkat, tapi tidak dengan produksinya

Sumber : www.cnnindonesia.com

 

Mengenal Ragam Jenis Kopi

Dikutip dari okezone.com, dalam buku The World Atlas of Coffee karangan James Hoffmann disebutkan bahwa terdapat 120 jenis tanaman kopi yang sudah teridentifikasi. Dari beragam jenis tersebut, hanya beberapa saja yang dikomersialkan, yaitu jenis Arabika, Robusta, Liberika serta turunannya yang memiliki biji lebih kecil berjenis Excelsa.

 

Jenis-jenis kopi tersebut dapat dikenali melalui kenampakan bijinya. Arabika memiliki bentuk lebih lonjong dengan rekahan berbelok saat dibelah. Jenis Robusta memiliki biji berbentuk bulat dan bergaris tengah lurus. Sedangkan Liberika berukurannya besar dengan bentuk biji yang tidak simetris pada bagian belahan bijinya.

 

Kopi jenis Liberika memiliki bentuk tidak simetris pada belahan biji

Sumber : legacy.sweetmarias.com

 

Bukan hanya beda dari bentuknya, ketiga jenis kopi tersebut dengan mudah dikenali melalui rasanya. Jenis Arabika memiliki rasa cenderung asam tapi juga manis, Robusta cenderung pahit, dan Liberika bercita rasa seimbang antara pahit dan manis.

 

Memilih Lahan Terbaik untuk Menanam Kopi

Setiap jenis kopi, memerlukan ketinggian tempat, suhu udara, dan curah hujan  yang berbeda. Untuk jenis kopi Robusta cocok ditanam di lahan dengan kisaran tinggi 100 – 600 mdpl, Arabika 1.000 – 2.000 mdpl dan Liberika 0 – 900 mdpl.

 

Kesesuaian lahan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan penanaman kopi

Sumber : www.pinterest.com

 

Suhu yang sesuai untuk Robusta adalah 21 – 240C, Arabika 15 – 250C, sedangkan Liberika 21 – 30°C. Untuk kebutuhan curah hujan, Robusta dan Arabika tumbuh optimal pada lingkungan dengan curah hujan sekitar 1.250 – 2.500 mm/tahun, sedangkan Liberika sekitar 1.250 – 3.500 mm/tahun. Pada bulan kering dengan curah hujan kurang dari 60 mm/bulan, Robusta dan Liberika bertahan sekitar 3 bulan/tahun sedangkan untuk Arabika berkisar 1-3 bulan/tahun.

 

Kebutuhan Kondisi Tanah untuk Kopi Robusta, Arabika, dan Liberika

Kopi jenis Robusta, Arabika dan Liberika memiliki kebutuhan jenis tanah yang sama

Sumber : www.thesurvivalgardener.com

 

Walaupun masing-masing jenis kopi bisa tumbuh optimal pada kondisi ketinggian yang berbeda, kopi Robusta, Arabika dan Liberika membutuhkan kondisi tanah yang hampir sama, yakni kemiringan tanah kurang dari 30 %, tekstur tanah berlempung dengan struktur tanah lapisan atas remah, kadar bahan organik di atas 3,5 % atau kadar karbon (C) di atas 2 %. Yuk budidaya kopi!

 

 

Sumber : 1) 2) 

 

 

    Belum ada komentar