Empty

Cara Jitu Mengendalikan Kumbang Bubuk, Si Hama Gudang

Kumbang bubuk merupakan salah satu hama yang menjadi ancaman di gudang. Serangga kecil ini dapat merusak  biji produk hasil panen hingga 85% dengan penyusutan bobot biji mencapai 17%.

 

Kumbang bubuk dapat menimbulkan kerugian pada saat penyimpanan

 

Kumbang bubuk termasuk serangga polifag yang memiliki banyak inang sebagai sasaran makanannya. Serangga dengan nama latin Sitophilus zeamais ini merupakan hama gudang jagung, beras, gandum, serta berbagai jenis kacang-kacangan. Luasnya sasaran inang dari kumbang bubuk ini, menjadikan kita perlu melakukan pencegahan sebagai langkah menekan kerugian pascapanen.

 

Cara Hidup Kumbang Bubuk

Kumbang bubuk berkembang biak dengan meletakkan telur di lubang gerekan di dalam biji. Dalam setiap lubang gerekan, serangga betina mampu menghasilkan telur sejumlah 300-400 butir yang kemudian berkembang menjadi larva setelah enam hari pada suhu 25°C.

 

Larva ini selanjutnya akan menggerek sedikit demi sedikit biji dan menetap tinggal di dalamnya selama kurang lebih 20 hari. Selanjutnya larva akan berubah menjadi pupa selama 5-8 hari.

 

Kadar air jagung sebaiknya di bawah 15% agar terhindar dari serangan kumbang bubuk

Sumber : gobagsupply.com

 

Setelah menjadi serangga dewasa, kumbang bubuk dapat bertahan hidup selama 3-5 bulan jika tersedia makanan, dan sekitar 36 hari tanpa makanan. Perkembangan populasi kumbang bubuk ini akan sangat cepat apabila biji hasil panen disimpan dengan  kadar air di atas 15%.

 

Langkah Pengendalian Kumbang Bubuk

Pengendalian kumbang bubuk dapat dimulai sejak melakukan budidaya tanaman. Tanaman yang kekeringan, dan kekurangan pupuk sangat mudah terserang kumbang bubuk. Selain itu, masa panen yang tepat dengan tidak mempercepat atau melakukan penundaan, menjadi salah satu langkah menurunkan kerusakan saat penyimpanan.

 

Penyimpanan hasil panen dilakukan setelah melakukan kegiatan sanitasi gudang

 

Setelah melakukan kegiatan pencegahan di lahan, kita bisa melakukan pengendalian kumbang bubuk dengan melakukan kegiatan sanitasi gudang. Sanitasi gudang dapat dilakukan dengan memusnahkan biji-biji terkontaminasi, membuang biji sisa di dalam karung, hingga perbaikan fisik bangunan gudang.

 

Si Putih Beauveria bassiana dapat mengendalikan hama

Sumber : www.forestryimages.org

 

Dikutip dari petanihebat.com, penggunakan Beauveria bassiana pada konsentrasi 109 konidia/ml dalam takaran 20 ml/kg biji juga efektif mematikan kumbang bubuk hingga 50%. Penggunaan agensia ini tak hanya efektif mengendalikan hama namun juga ramah lingkungan.

 

Agensia hayati Beauveria bassiana ini dapat dengan mudah diperoleh dalam produk GROMAXX Varman. Produk ini terdiri dari formulasi jamur entomopatogen yang mengandung Metarhizium anisopliae dan spora bioinsektisida Beauveria bassiana. GROMAXX Varman dapat diaplikasikan untuk mencegah dan mengendalikan hama pada kegiatan pertanian secara efektif sehingga pertumbuhan dan hasil panen meningkat.

 

Sumber: petani hebat

 

    Belum ada komentar