Empty

Tips Penting Agar Tidak Merugi Menjual Produk Hasil Tani

Distribusi produk hasil tani di Indonesia belum dapat berjalan efektif. Rantai distribusi produk sampai mencapai tangan konsumen akhir pun begitu panjang. Kondisi ini membuat petani sebagai produsen mendapat harga rendah untuk nilai jual hasil taninya.

 

Mengendalikan harga pasar untuk pendapatan yang optimal

Sumber : www.repricerexpress.com

 

  1. Kesepakatan Harga Menjadi Kunci Utama

Untuk bisa mempertahankan nilai jual produk pertanian, petani dapat menciptakan kesepakatan harga antar sesama petani. Petani satu komoditas dapat melakukan kerjasama untuk membentuk gudang penjualan yang dikelola kelompok. Keberadaan gudang akan membantu proses jual beli dalam jumlah besar sehingga petani dapat menjadi penentu harga.

 

Penjualan produk pertanian secara bersama lebih memiliki kekuatan

Sumber : kknm.unpad.ac.id

 

Selain gudang, petani juga bisa membangun koperasi sebagai organisasi bisnis yang dijalankan untuk pengembangan agribisnis. Koperasi agribisnis  ini diharapkan dapat mendukung kegiatan usaha pertanian dari hulu sampai ke hilir.

 

  1. Menjual Langsung ke Konsumen

Pemanenan sekaligus pengemasan melon di lahan

Sumber : durasi.co

 

Petani akan bisa menjadi penentu harga apabila mampu menjual produknya langsung ke konsumen akhir. Pada penjualan seperti ini, biasanya petani akan memanen sendiri komoditas yang dibudidayakan, membersihkan produk panen, hingga melakukan pengemasan. Lebih sedikit atau tidak ada sama sekali perantara penjualan di antara petani dengan konsumen akhir, akan menjadikan harga lebih berpihak ke produsen ataupun konsumen.

 

  1. Menjual Hasil Pertanian dengan Sistem Lelang

Asosiasi petani hortikultura sleman gelar pasar lelang cabai

Sumber : www.sembada.id

 

Penjualan dengan sistem lelang akan meningkatkan harga produk karena transaksi akan terjadi berdasarkan penawaran tertinggi. Dengan demikian, petani sebagai produsen akan mendapatkan keuntungan lebih mudah dan terhindar dari permainan harga tengkulak atau pengepul. Hanya saja, ketika hendak melakukan sistem lelang dalam penjualan produk, hasil panen sebaiknya memenuhi persyaratan kualitas tertentu agar daya jualnya tinggi dan mampu menarik pembeli.

 

  1. Menunda Penjualan Saat Harga Jatuh

Panen melimpah suatu komoditas menjadikan harganya turun hingga menyebabkan petani merugi. Menunda penjualan agar mendapat harga yang baik bisa jadi solusi.

 

Penjemuran bawang merah di para-para

Sumber : suaratani.com

 

Tentu tidak seluruh komoditas dapat disimpan lama. Penundaan penjualaan dapat dilakukan pada komoditas tertentu, seperti bawang merah misalnya. Bawang merah dapat dikering angingkan di para-para rumah hingga 1 bulan lamanya tergantung tempat dan kondisi bawang merah.

 

Mampu menghasilkan panen melimpah tidak jadi jaminan petani pasti untung. Tahu kapan dan bagaimana menjual produk hasil tani agar tidak merugi jadi keharusan.

 

Sumber: 1) 2) 3)

    Belum ada komentar