Empty

Begini Mudahnya Budidaya Bawang Dayak

Bawang dayak sebenarnya terlihat mirip dengan bawang merah yang banyak beredar di pasaran. Bedanya, warna umbi bawang dayak lebih merah menyala, baunya tidak tajam dan memiliki permukaan buah yang licin. Bagian umbi bawang dayak juga memiliki lapisan yang cukup tebal dan keras. Memiliki beragam manfaat dan memiliki harga jual yang tinggi, ternyata tak sulit membudidayakan bawang ini.

 

Bawang dayak memiliki kenampakan seperti bawang merah

Sumber : doktersehat.com

 

Perawatan Tanaman Bawang Dayak Tergolong Mudah

Selain disebut sebagai bawang dayak atau bawang sabrang, bawang jenis ini juga dikenal dengan nama bawang mekah, bawang hutan atau bawang kambe. Si umbi merah ini sejatinya adalah tanaman liar yang dapat tumbuh tanpa perlu perawatan. Hanya saja, jika dibudidayakan tentu hasilnya lebih maksimal.

 

Tanaman bawang dayak mudah dalam perawatannya

Sumber : www.flickr.com

 

Bawang dayak dapat dibudidaya di daerah dataran tinggi maupun rendah. Ketika menanam bawang ini, petani cukup melakukan pemupukan dan pengairan. Tanaman ini tahan terhadap hama, sehingga tidak perlu penyemprotan pestisida. Akan tetapi, ketika menanamnya di musim hujan, petani harus mewaspadai penyakit busuk umbi yang disebabkan oleh serangan cendawan.

 

Bibit untuk Pertanaman

Bibit menjadi salah satu kunci utama dalam keberhasilan suatu budidaya tanaman. Ketika Anda hendak menanam bawang dayak, berikut ini adalah syarat yang harus dipenuhi, agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal :

  1. Umbi bawang dayak berasal dari indukan yang berumur lebih dari 5 bulan
  2. Pilihlah umbi berukuran kecil hingga sedang, jangan terlalu besar
  3. Pisahkan anakan atau pilihlah umbi tunggal
  4. Bersihkan umbi dari kotoran yang menempel
  5. Pilih umbi bawang dayak yang berwarna merah menyala, bening, tanpa cacat atau  luka

 

Umbi bawang dayak untuk bibit

Sumber : www.pertanianku.com

 

Cara Menanam Bawang Dayak

Setelah memilih umbi yang bagus untuk bibit, langkah selanjutnya adalah menumbuhkan umbi agar siap ketika ditanam di lahan. Tusukkan lidi di bagian bawah bawang dayak, kemudian letakkan di dasar gelas atau wadah berisi air. Pastikan bagian bawah bawang tersebut menghadap permukaan air. Selanjutnya, biarkan hingga akar dan tunas pada bawang dayak muncul sampai tinggi sekitar 5 hingga 10 cm.

 

Selain kelebihannya sebagai obat, bawang dayak dibudidayakan karena harganya cukup tinggi jika dibandingkan dengan bawang jenis lain. Jika bawang merah biasa dijual antara Rp 25.000 hingga Rp 50.000 per kilogram, harga per kilogram bawang dayak dihargai sampai Rp 75.000, bahkan lebih. Kemudahan perawatan dan keberagaman manfaat bawang dayak, membuat banyak orang membudidayakan tanaman ini.

 

Sumber:

nasional.republika.co.id

www.pertanianku.com

ilmubudidaya.com

    Belum ada komentar