Empty

Kenapa Benih Jagung Dicat Warna Merah?

Pernah membeli benih jagung? Bertanya-tanya kenapa benih jagung dicat warna merah? Tahukah Anda, pemberian warna di permukaan kulit benih jagung itu sebenarnya ada fungsinya.

Larutan yang digunakan sebenarnya bukan cat, melainkan racun jamur (fungisida). Fungisida yang paling umum digunakan adalah metalaksil. Pengecatan benih jagung ini sebenarnya masuk dalam kategori perlakuan benih (seed treatment).

 

Metalaksil adalah Bahan Kimia Berbahaya

Struktur kimia metalaksil |Sumber: www.sigmaaldrich.com

 

Bahan kimia dengan nama asli N-(2,6-Dimetilfenil)-N-(Metoksiasetil) Alanin Metil ester ini diproduksi di pabrik. Seperti yang kita tahu, bahan kimia kebanyakan berbahaya bagi makhluk hidup, termasuk manusia. Berdasarkan penelitian-penelitian yang telah dilakukan, metalaksil  ternyata dapat menyebabkan keracunan, iritasi kulit yang parah, kebutaan, dan dapat menyebabkan kegagalan fungsi hati. Namun sebenarnya, jika diaplikasikan dengan benar, metalaksil dapat membunuh jamur dengan sangat efektif.

 

Awalnya Tidak Diaplikasikan di Benih

Pelapisan benih dengan metalaksil di pabrik | Sumber: www.pioneerseeds.com.au

 

Awalnya, metalaksil tidak digunakan sebagai pelapis benih (coat), melainkan dibenamkan ke dalam tanah saat tanaman sudah tumbuh. Namun, seiring berjalannya waktu, aplikasi dengan pembenaman dirasa tidak efektif karena beberapa macam jamur sudah menyerang sejak tanaman masih benih. Dengan pengaplikasian di benih, diharapkan benih mampu menyerap metalaksil ke jaringan dalam sehingga memiliki ketahanan terhadap serangan jamur.

 

Spektrum Jamur yang Cukup Luas

Gejala serangan bulai di tanaman jagung | Sumber: www.plantmanagementnetwork.org

 

Jamur yang dapat ditangani oleh metalaksil cukup luas spektrumnya. Beberapa jamur tersebut antara lain: Peronosclerospora maydis penyebab penyakit bulai, Bipolaris maydis penyebab penyakit bercak daun, dan Rhizoctonia solani penyebab penyakit hawar daun.

 

Cara Penggunaan Benih yang Berbasis K3

Pastikan menggunakan sarung tangan sebelum menanam jagung | Sumber: nailsmag.com

 

Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan aturan yang seharusnya dijalankan oleh petani dalam melakukan kegiatannya. Petani akan bersentuhan langsung dengan metalaksil saat akan menanam benih jagung. Sebaiknya, untuk menghindari berbagai macam bahaya yang mungkin timbul akibat metalaksil ini.

Oleh karena itu, saat akan menanam benih jagung, pastikan Anda menggunakan sarung tangan dan baju lengan panjang supaya tidak bersentuhan langsung dengan metalaksil. Setelah penanaman selesai, cuci tangan dengan menggunakan air sabun hingga bersih supaya residu metalaksil yang merembes ke tangan dapat tercuci bersih.

    Belum ada komentar