Empty

Darimana Pupuk Berasal? Ini Sejarah Singkatnya!

Dalam dunia pertanian, kita tidak akan pernah bisa lepas dari pupuk. Namun, apakah Anda tahu  darimana pupuk berasal dan bagaimana sejarahnya?

 

Dari Wilayah Mesopotamia

Sungai Tigris | Sumber: www.looklex.com

 

Mesopotamia merupakan daerah di Asia Barat. Istilah Mesopotamia berawal dari orang Yunani Kuno, yang artinya 'tanah di antara sungai-sungai'. Mereka merujuk pada daerah tepi sungai yang subur antara sungai Eufrat dan Tigris.

Disinilah manusia pertama kalinya meninggalkan gaya hidup berburu meramu menjadi kehidupan yang berbasis pada pertanian, sekitar 6000 SM. Pupuk berasal dari mineral sungai yang tersapu ke tepian. Saat mulai ditanami dengan tanaman, terlihat perbedaan antara tanaman yang ditanam di tepi sungai dengan yang jauh dari sungai.

 

Dari Sungai Berpindah ke Tanaman

Relik kuno Mesir menggambarkan pertanian

Sumber: www.ancientciviliansworld.com

 

Setelah bangsa Babilonia menemukan bahwa tepian sungai subur bagi tanaman, bangsa Yunani dan Romawi mencoba mencari cara supaya dapat juga menyuburkan tanah yang jauh dari sungai. Cara mereka melakukannya adalah dengan melakukan pergiliran tanaman dengan legume (kacang-kacangan).

Rupanya, bangsa Yunani dan Romawi mengetahui bahwa tanaman menjadi lebih subur setelah ditanami legume. Benar saja, saat ini kita ketahui bahwa nitrogen yang diikat oleh akar legume masih tertinggal di dalam tanah walaupun setelah dipanen. Nitrogen dalam tanah inilah yang menyuburkan tanaman. Dua ribu tahun kemudian, orang Mesir, Romawi, Babilonia, dan Jerman tercatat menggunakan mineral, abu pohon, atau pupuk kandang untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka.

 

Ahli Kimia Pertama di Bidang Pemupukan

Justus von Liebig juga mengembangkan Hukum Liebig

Sumber: www.famousinvestors.org

 

Ahli kimia Justus von Liebig memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan dalam pemupukan tanaman. Karya-karyanya yang berpengaruh pertama kali adalah mengenai pentingnya amonia, hingga berbagai mineral anorganik bagi tanaman. Di Inggris, ia mencoba menerapkan teori-teorinya dengan mengkomersialkan pupuk yang dibuat dari kapur fosfat dicampur dengan tulang dan asam sulfat. Sayangnya, produknya ini gagal karena tidak mudah diserap oleh tanaman.

 

Mulainya Revolusi Industri

Gambaran revolusi industri

Sumber: www.ariasystems.com

 

Memasuki revolusi industri, mulai bermunculan pabrik pembuatan pupuk terutama pupuk Fosfor (P). Pupuk TSP pertama kali dibuat di Jerman pada tahun 1870 dengan mereaksikan batuan fosfat dengan asam fosforat. Setelah industri pupuk P maju, Jerman berlanjut mengembangkan pupuk K di tahun 1880. Selanjutnya, pada awal perang dunia pertama, banyak negara yang mulai berlomba-lomba memproduksi pupuk N yang berbahan dasar ammonium sulfat. Ketiga pupuk inilah pupuk yang paling banyak digunakan hingga revolusi hijau.

    Belum ada komentar