Empty

Warga Bantul Ini Berani Budidaya Anggur

Anggur sering dianggap sebagai salah satu tanaman yang sulit dibudidayakan. Padahal menurut Balitbang Pertanian, Indonesia memiliki sentra anggur di Jawa Timur, Bali dan Nusa Tengggara Timur (NTT). Tak hanya itu, bahkan sebenarnya ada beberapa wilayah di Jawa Tengah yang membudidayakan buah anggur jenis Isabella seperti di daerah Ambarawa, Tegal dan beberapa kota di wilayah Pantura.

 

Rio Aditya merupakan pencetus penanaman anggur di Bambanglipuro

 

Potensi anggur yang sudah dikembangkan di beberapa daerah di Indonesia ini, menjadikan Rio Aditya, seorang guru SMA di Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta ikut mencoba membudidayakannya. Bukan hanya sekadar iseng belaka, ia ingin mengajak masyarakat di sekitar rumahnya untuk terlibat.

“Enggak mungkin masyarakat mau diajak menanam kalau belum ada contohnya. Jadi saya memilih untuk menanam anggur sendiri dulu di halaman rumah,” ujarnya.

 

Mengajak Masyarakat Sekitar

 

Tanaman anggur di halaman rumah Rio

 

Meski awalnya masyarakat meragukan aktivitas Rio menanam buah anggur, keberhasilan Rio pada penanaman pertama berhasil menarik perhatian. Program penanaman sayuran di kelompok ibu-ibu PKK setempat yang gagal sebelumnya pun menjadi peluang besar untuk Rio. Ia kemudian menawarkan untuk memberikan pelatihan budidaya anggur. Tawaran ini pun disambut baik oleh mereka.

 

Bibit anggur yang ditanam di Dusun Plumbungan

 

Satu persatu warga kemudian melakukan penanaman anggur dengan tetap didampingi oleh Rio. Setelah ditanam selama kurang lebih setengah tahun, Rio menyarankan para penanam anggur untuk melakukan pemangkasan demi memantik agar anggur berbuah. Hanya menunggu waktu sekitar sebulan, tanaman anggur pun benar mulai berbuah.  

Pasca diliput oleh salah satu stasiun TV swasta, banyak orang berdatangan ke Dusun Plumbungan ini. Di musim kemarau tahun ini setidaknya 100 hingga 300 orang berkunjung ke dusun yang terletak di Kabupaten Bantul, Yogyakarta ini.

 

Hasil Panen Diolah Menjadi Beragam Makanan

Buah anggur dikerodong sebagai langkah pencegahan serangan lalat buah

 

Kini, hasil panen anggur diolah menjadi beragam makanan, seperti dodol pisang anggur, buntil, dan keripik dari anggur muda oleh warga setempat. Anda dapat menikmati buah dan hasil olahan anggur jika berkunjung ke Dusun Plumbungan ini di musim kemarau. Ketika berkunjung di musim hujan seperti saat ini, Anda hanya akan menemukan anggur yang dikerodong. Pengerodongan buah anggur tersebut dimaksudkan untuk mencegah serangan lalat buah.

    Belum ada komentar