Empty

Jangan Sepelekan Pemilihan Tanaman untuk Tumpangsari

 

Pola tanam tumpangsari dapat memaksimalkan penggunaan lahan dan mengurangi resiko kegagalan panen. Akan tetapi, jangan sepelekan pemilihan tanaman tumpangsari. Kesalahan pemilihan justru dapat mengurangi panen.

Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan sebelum memilih jenis tanaman untuk tumpangsari. Tiga aspek yang paling penting yaitu agroklimat, persaingan tanaman, dan penanganan hama penyakit.

Hal mendasar yang harus diperhatikan dari tanaman adalah kenampakannya. Mulai dari ukuran tinggi, lebar dan kerapatan tajuk. Semua hal ini perlu diperhatikan karena akan mempengaruhi jumlah cahaya yang dapat diserap oleh daun, baik itu tanaman utama (tanaman atas) maupun tanaman yang ditumpangsarikan (bawah).

 

Perhatikan bentuk tajuk tanaman, yang cocok adalah 1 dengan 4 atau 5

Sumber: www.active-writing.com

 

 

Fotosintesis tanaman bawah  akan terjadi lebih cepat saat ternaungi. Sebaliknya, fotosintesis tanaman atas juga akan lebih cepat karena tidak ternaungi. Pertanyaannya adalah, jenis tanaman apa saja yang cocok menjadi tanaman atas dan menjadi tanaman bawah?

Beberapa jenis tanaman atas yang dapat Anda budidayakan adalah jagung, sorgum, tebu, ubi kayu, cabai, tomat, melon, dan berbagai tanaman yang tajuknya berukuran tinggi. Sementara itu, untuk tanaman bawah biasanya adalah tanaman kacang-kacangan seperti kedelai, kacang tanah, kacang hijau, hingga sayuran seperti pakcoy, caisim, selada, kubis, bawang daun, bawang merah, dan berbagai macam sayuran daun lainnya.

 

Tumpangsari cabai dengan kubis dengan memaksimalkan cahaya

 

Tumpangsari yang telah banyak terbukti baik adalah antara jagung dengan kacang-kacangan, cabai dengan sayuran daun, tomat dengan sayuran daun, atau bahkan bunga matahari dengan sayuran di bawahnya. Anda cukup memperhatikan beberapa pertimbangan pemilihan di atas dalam memilih tanaman atas dan bawah.

    Belum ada komentar