Empty

Hama Thrips Mengganggu Cabai? Jangan Salah Pakai Perangkap!

Awalnya bercak keperak-perakan atau kekuning-kuningan muncul di permukaan bawah daun cabai. Lalu, pada skala serangan berat, daun menjadi berwarna coklat, mengeriting, menggulung sampai menjadi kering. Akhirnya, pertumbuhan tanaman menjadi kerdil dan tidak dapat menghasilkan bunga. Itulah gejala serangan hama thrips. Untuk mengendalikannya tidak bisa sembarangan, berikut ini cara yang benar!

Teknik Pengendalian Terpadu yang Mudah

Sebaiknya, pengendalian hama thrips dimulai dari pencegahan. Teknik pencegahan agar tanaman tidak terserang hama thrips adalah sebagai berikut:

  1. Tanam bibit cabai yang tahan terhadap hama thrips
  2. Lakukan penyiangan gulma secara rutin karena gulma merupakan rumah kedua bagi thrips
  3. Sering lakukan penyiraman tanaman dengan menggunakan sprinkler dengan nozzle (penyemprot) menghadap ke atas agar thrips di permukaan bawah daun tercuci.

Serupa tetapi Tak Sama

Anda pasti sudah sangat familiar dengan likat kuning (Yellow Sticky Trap). Kami juga pernah membahasnya di dalam konten beberapa artikel sebelum ini. Namun, apakah Anda familiar dengan likat biru?

Likat biru serupa prinsipnya dengan likat kuning tetapi dengan warna yang berbeda. Perbedaan warna ini bergantung pada spektrum warna yang cocok untuk masing-masing hama sasaran. Likat kuning lebih difokuskan untuk menarik hama ordo Diptera (contoh: lalat buah) atau ordo Lepidoptera (contoh: penggerek batang padi, ulat grayak, dsb). Sementara itu, likat biru lebih difokuskan untuk menarik hama thrips.

Sekilas Mengenai Warna Bagi Serangga

Serangga menyukai warna-warna yang kontras. Cara serangga melihat suatu warna tidak seperti cara kita melihat. Warna hijau daun bagi serangga adalah warna kuning dan warna biru secara terpisah. Namun, serangga memang akan lebih berfokus pada warna kuning. Serangga yang tertarik dengan warna ini biasanya hama daun. Inilah prinsip kerja likat kuning.

Namun, thrips melihat warna daun dengan fokus yang berbeda, yaitu warna biru. Oleh karena itu, perhatikan hama apa yang akan menyerang tanaman Anda, dan gunakan likat dengan warna yang tepat.

Alat, Bahan dan Cara yang Sederhana

Alat dan bahan yang dibutuhkan:

  1. Papan kayu (triplek), botol bekas, atau bekas wadah cat.
  2. Cat minyak warna biru
  3. Lem tikus
  4. Tiang bambu
  5. Kawat atau tali

Cara yang dilakukan:

  1. Ambil papan triplek atau wadah cat
  2. Cat dengan cat minyak warna biru
  3. Biarkan mengering
  4. Lumurkan lem pada alat yang sudah dicat
  5. Tegakkan perangkap di atas kanopi tanaman dengan bantuan tongkat bambu, kawat, dan tali. Jumlah likat yang disarankan per hektar adalah 40 buah.

Ingat, jangan salah pilih warna likat untuk menangani thrips. Selamat mencoba!

    Belum ada komentar