Empty

Kunyit: Indikator Sederhana pH Tanah

Seperti yang kita ketahui bahwa salah satu kunci keberhasilan budidaya tanaman adalah pH tanah (keasaman). Nilai keasaman tanah berada di kisaran 1-14. Semakin mendekati 1 maka tanah semakin masam, sedangkan semakin mendekati 14 maka semakin basa. 

Tentu saja, segala sesuatu yang berlebih pastinya tidak baik untuk makhluk hidup. Betul bukan? Sama halnya dengan keasaman tanah, jika terlalu masam atau terlalu basa maka akan berdampak negatif terhadap tanaman. Mengapa dapat demikian? Di tingkat kemasaman yang rendah ataupun tinggi, beberapa unsur hara mikro esensial yang penting bagi tanaman tidak tersedia bagi tanaman. Nah, kalau unsur hara itu tidak tersedia pastinya tanaman akan tumbuh kurang baik. Bayangkan saja manusia yang kekurangan nutrisi, tahu kan seperti apa? 

Nah, jika kita ingin mengetahui tingkat kemasaman tanah yang kita punya, ada beberapa alternatif pengukuran yang dapat kita lakukan. pH meter merupakan salah satu alat sederhana yang dapat digunakan. Sayangnya, harga alat ini tidaklah murah. Tapi tenang saja, untuk skala petani ada satu bahan alami yang sangat bermanfaat untuk mengukur keasaman tanah yaitu kunyit. Mudah sekali ditemukan di dapur kita, dengan harga yang murah juga. Bagaimana cara menggunakannya?

Ambil saja rimpang kunyit yang berukuran sepanjang jari tangan manusia, kemudian dipotong menjadi 2 bagian. Satu potongan ditanamkan di lahan yang sudah dibasahi tanahnya dan agak digali. Sementara itu, satu potongan lainnya cukup kita bawa saja. Anda bisa meninggalkan kunyit tersebut di lahan selama paling tidak setengah jam. Waktu yang cukup lama itu, bisa anda tinggalkan untuk aktivitas lain sampai siang hari sampai istirahat, mungkin bisa sambil menikmati semilirnya angin di lahan anda. Setelah waktu sudah selesai, ambil saja kunyit tersebut dan bandingkan dengan potongan lainnya.

Jika anda melihat warna oranye kunyit di lahan menjadi pudar maka lahan anda cenderung masam, lakukanlah penambahan kapur pertanian (dolomit) sesuai rekomendasi. Jika warna kunyit muncul kebiruan maka lahan anda cenderung basa, lakukanlah penambahan pupuk yang mengandung sulfur seperti ZA. Mudah sekali bukan? Ternyata Tuhan menciptakan alat sederhana yang sangat membantu manusia ya.

Semakin pudar dari warna oranye, maka semakin masam tanah anda.

Selamat mencoba J

 

Sumber: scielo.brbluedale

  • Missing Image
    Mustaufik
    artikel yg penting bagi pertanian dan perkebunan..